W E L C O M E

Bismillahirrahmanirrohim
Assalamualaikum Wr.Wb
HAiii..πŸ‘‹ Selamat Datang di Blog saya πŸ™

Maaf sebelumnya manteman yaaa..
disini tidak ada video bokep, download MP3 Gratis, ataupun mesin pencari uang πŸ˜‚ (kalo sange ya kawin. kalo mau dengerin lagu jangan download, tapi beli CD / Kaset Original nya. Kalo mau banyak duit ya kerjaaaa😁)

Nahh.. Blog ini dibangun bertujuan hanya sebagai wadah buat saya mengoleksi Lirik-lirik lagu yang saya sukai, tentang idola idola saya, tentang isi hati yang saya tuangkan dalam bentuk puisi πŸ™ˆ (malu-maluin)

Blog ini juga saya hiasi dengan beberapa tambahan secara ABSTRAK berisi artikel/cerita/fakta & tentang apa saja yang menurut saya bermanfaat untuk pengingat diri saya sendiri & mudahan²an juga bermanfaat untuk manteman sekaliann.. aamiinn❤️πŸ’‹

selamat membaca..
semoga manteman betah yaaa..πŸ€—

Kamis, 30 Juni 2011

JUVENTUS SCUDETTO KE-26 TAHUN 2001/2002 (DRAMA KEMATANGAN SI NYONYA TUA)


Catat sejarah, Cuma Juventus yang mampu menyalip peringkat pertama untuk menjadi juara dalam persaingan 3 Klub hingga pekan terakhir. Kalau bukan faktor kematangan, tidak mungkin I Bianconeri mampu melakukan itu.
Hanya Juventus yang bisa begini. Bukan Cuma masalah menciptakan kontroversi, tapi juga dalam hal unjuk kematangan mental. Si Nyonya Besar menjadi yang terbaik (2001/2002) di Italia dan itu membuahkan gelar Campione d’Italia 2002 alias Scudetti ke-26.
Mau fakta lain? Bandingkan dua andalan Juventus dan Inter Milan, Alessandro Del Piero serta Ronaldo. Mereka memiliki kondisi mental yang standing, sama-sama membawa mimpi buruk terhadap lawan masing-masing (Pekan Terakhir).
Kandang Udinese, Stadion Friulli adalah tempat dimana Del Piero cedera parah tahun 1998. Bagi Ronaldo, Olimpico pun merupakan Stadion Terkutuk karena kariernya nyaris tamat disana tahun 1999/2000. Siapa yang bisa mengalahkan Trauma? Del Piero Orangnya.
Penampilan Alex menjadi inspirasi rekan-rekannya hingga menit terakhir (Udinese 0 – 2 Juventus). ”Dia sudah kembali ke penampilan terbaiknya. Ini tahun milik Alex,” tukas pelatih Marcello Lippi di Football Italia. Bagaimana dengan Ronaldo? Nerakanya berlanjut karena tiap kali il Fenomeno memegang bola, saat itu juga pemain SS Lazio mengambil alih possesion (SS Lazio 4 – 2 Inter Milan).
Masih kurang bukti? Kematangan Juventus juga tampak dalam diri Lippi. Ketika Juventus tertinggal 6 Point dari Inter Milan, hanya sedikit yang masih percaya Lippi bakal mampu menaklukkan mitos kegagalan Pelatih menangani kembali klub yang pernah sukses bersamanya.
Akhirnya Lippi yang tertawa lebar. ”Saya selalu percaya akan berhasil. Kini emosinya terasa lebih besar daripada sukses saya sebelumnya karena tingkat kesulitannya luar biasa,” tambah pengkoleksi 5 Gelar Scudetto dan 1 World Cup ini.
Tahu keberhasilan timmnya tidak karena unggul mutlak, Lippi juga memuji Inter Milan serta AS Roma. ”Kami bertiga sama-sama Juara,” katanya. Ia sadar bahwa Juventus masih membutuhkan keberuntungan dan beberapa kontroversi.
Satu lagi contoh kematangan mental yang dimiliki Bianconeri. Berbeda 180 derajat dengan yang ditunjukkan pelatih Inter Hector Cuper (Saat itu) dan Presiden Inter Massimo Moratti. Mereka masih penasaran gagal di saat-saat terakhir. ”Saya tidak yakin tim terbaik akan menjadi Juara,” ujar keduanya senada.
Apapun kegundahan yang diutarakan pesaing-pesaingnya, Juventus sudah berpesta. Tak peduli segala macam kontroversi dan tuduhan skandal yang sempat menerpa, Si Nyonya Besar telah menutup musim 2002 dengan baik. Pengakuan Lippi di atas menjadi bukti Juventus memang layak Juara.

2002 – 2003 FILOSOFI MARCELLO LIPPI (Ex Allenatore Juventus)


Juventus memang sempat dituding memainkan pola Catenaccio (Pertahanan Super Defensif) di Liga Champions. Terlalu mengutamakan pertahanan, terlalu hati-hati di garis belakang sehingga permainan jadi kurang menarik.
Setiap Negara punya gaya bermain yang khas dan aku bangga jika orang mengatakan kami punya pertahanan kuat,” kata Alessandro Del Piero.
Itu lagu lama, dan itu pula yang banyak ditanyakan wartawan Spanyol kepada Allenatore Marcello Lippi, ketika Juventus bertandang ke Barcelona dan Real Madrid. Public Spanyol memang menyukai permainan terbuka.
Kepada mereka, Lippi bilang, ”Sepak bola telah banyak berubah. Catenaccio gaya klasik yang dulu pernah kami miliki, sekarang bukan lagi cara kami bermain. Laga Juventus melawan tim-tim Spanyol bukan lagi pertarungan antara tim yang menyerang dan tim yang bertahan.”
Lippi boleh jadi bicara benar, meski tak seutuhnya. Juventus memang punya dasar bermain yang kuat di sisi pertahanan dan itu telah terbukti di Serie-A dan Liga Champions selama beberapa musim belakangan.
Tapi mereka bukan tim yang mengandalkan pertahanan belaka. Yang benar adalah, Juventus suka bermain hati-hati. Buat mereka, satu-dua kali menyerang dan mencetak gol sudah cukup, asalkan berbuah kemenangan. Cara itu membuat penampilan mereka konsisten.
Juve pun sering kehilangan pilar-pilar penting karena cedera dan hukuman kartu. Tapi, seperti kata Lippi, ”Cara dan filosofi bermain harus dipertahankan, meski saya sering terpaksa memainkan komposisi pemain yang berbeda-beda.”
Untuk ini, Lippi memang pantas diacungi jempol.

* 10 HAL MENARIK TENTANG ALESSANDRO DEL PIERO *


Dalam beberapa tahun terakhir ini, tiap kali nama Juventus disebut hanya ada satu pemain yang langsung muncul di ingatan. Ia adalah Alessandro Del Piero.
Di balik prestasinya yang gemilang bersama Bianconeri, banyak fakta menarik yang patut diketahui tentang Alessandro Del Piero.
Del Piero telah membela Bianconeri lebih dari 17 tahun dan menjadi pemain terlama yang berada di Turin dari para pemain lainnya di Juventus. Dengan demikian secara otomatis ia telah mencatatkan dirinya dalam lembaran sejarah Juventus sejajar dengan legenda lainnya seperti Gaetano Scirea ataupun Giampiero Boniperti.
Mari kita simak 10 fakta menarik tentang Il Pinturicchio :
10. Del Piero lahir di Conegliano Veneto dari pasangan Gino dan Bruna.
9. Kakaknya, Stefano, yang juga sempat menjadi pemain sepakbola di Sampdoria kini menjadi agennya.
8. Gol pertamanya bagi Juventus dicetak saat melawan Reggiana pada pertandingan keduanya.
7. Del Piero memegang rekor sebagai pemain yang paling banyak tampil dan juga yang paling banyak mencetak gol bagi Juventus.
6. Pasangan Del Piero dan istrinya Sonia Amoruso telah dikaruniai seorang putra yang diberi nama Tobias.
5. Selain sepakbola, Del Piero juga menyukai bola basket NBA dan menyukai permainan Steve Nash dari tim Phoenix Suns. Nash sendiri mengatakan kalau Del Piero adalah idolanya.
4. Hattrick pertama Del Piero dalam seragam Bianconeri dicetaknya saat ia tampil sebagai pemain inti untuk pertama kalinya saat Timnya melawan AC Parma.
3. Ia sempat menjadi pemain dengan pendapatan tertinggi di tahun 2000 hasil kombinasi dari gaji, bonus pertandingan, dan bayaran membintangi iklan produk.
2. Dari semua gelar domestik dan internasional, hanya Piala Eropa yang tak pernah dimenangkannya bersama tim Azzurri.
1. Oasis merupakan salah satu band favorit Del Piero dan ia berteman baik dengan vokalis/ gitaris Noel Gallagher. Gallagher dianggap oleh Del Piero sebagai maskot keberuntungan timnas Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006. Del Piero juga sempat muncul di video klip lagu Oasis terbaru Lord Don't Slow Me Down.

PRODUK KELUARGA BAHAGIA (DEL PIERO)


tak ada yang perlu berubah. Ketenaran dan kekayaan tak akan berarti bila hubungan persaudaraan rusak,” tandasnya.
Alex lahir dari pasangan Gino Del Piero dan Bruna. Ia punya seorang kakak bernama Stefano. Sebagai anak yang dibesarkan dalam keluarga harmonis dan bahagia, Alex merasa lebih betah tinggal dirumah.
Sejak kecil, Alex kerap mengajak Stefano ke pantai. Di sana ia bisa bermain pasir dan membangun istana mainan. ”tapi, kini tak lagi,” ujarnya tertawa.
Kebiasaan lain yang masih dilakukannya adalah berkebun. Dengan berkebun di samping rumahnya yang luas di pinggiran kota Turin, Alex lebih menikmati hidup.
kehadiran mama juga berarti bagi saya. Sungguh menyenangkan berada dalam lingkungan keluarga yang selalu menghadirkan kedamaian,” ungkap Alex. Ya, sungguh menyenangkan, Lex…

DEL PIERO HANGAT LUAR DALAM


Sehari-hari, penampilannya biasa-biasa saja. Ia memang menggandrungi celana jeans dan kemeja santai yang membuatnya tampak seperti bukan bintang besar. Sejak kecil, ia juga gemar menabung. Setiap kali dapat jatah dari ibunya, separuhnya ia simpan.
Tak ada yang meragukan kebintangan Alex. Tapi, ia tetap pribadi yang hangat dan rendah hati. Menurut Marcelo Lippi, ia juga pemuda bijaksana, berjiwa pemimpin dan jauh dari rasa angkuh.
Sifat berhematnya itu masih ia lakukan hingga kini. Miliaran Lira dari hasil Sepakbola ia gunakan untuk keperluan-keperluan penting saja, terutama buat keluarganya.
Baginya, uang bukan segala-galanya. Ia tak percaya bahwa uang bisa mengubah kehidupan seseorang. ”bukan uang, melainkan kemauan serta usaha keraslah yang bisa mengubah kehidupan seseorang,” ujarnya.

Follower